Bagaimana Manchester City Tanpa ada David Silva?

Posted on

 

Manchester – Sukses Manchester City satu dekade paling akhir ini tidak terlepas dari peranan penting David Silva. Saat Silva telah tidak ada, apa Citizens dapat terus bertahan?
Silva telah mainkan laga terakhir kalinya di Premier League waktu City melumat Norwich City 5-0, Minggu (26/7/2020) malam WIB. Silva akan tinggalkan City setelah musim 2019/2020 usai.

Tetapi, ia harus bela City di Liga Champions serta melalui hadangan Real Madrid di putaran kedua 16 besar. Kepergian Silva pasti tinggalkan lubang besar yang perlu dapat ditambal City, khususnya di baris tengah.

Walau telah berumur 34 tahun, Silva masih punyai peranan penting untuk Citizens sejauh ini. Berikut data berkaitan pemain dari Spanyol itu ibarat dikutip Opta

Lahir untuk Jadi Juara

Silva jadi pemain yang tercepat capai 200 kemenangan di Premier League, cuma dari 289 performa. City punyai prosentase kemenangan 69,2 % di liga saat El Mago bermain dari keseluruhan 214 laga.

Semenjak kiprahnya pada 2010, keseluruhan performa Silva cuma kalah dari David de Dea (312) serta Ben Foster (322), sesaat hanya Kyle Walker yang punyai menit bermain lebih banyak darinya dalam periode saat itu.

Tidak hanya itu, City menyumbangkan 93 assist, lebih banyak 17 assist dari beberapa pemain lain semenjak kiprah pada 2010.

Ia keseluruhan membuat 793 kesempatan, unggul jauh dari lawan paling dekatnya Eden Hazard dengan 595.

Keseluruhannya, ia terjebak dalam hadirnya 153 gol serta assist dikombinasi, paling tinggi ke-4 semenjak tiba ke Inggris, cuma kalah dari Wayne Rooney (155), Harry Kane (163), serta Sergio Aguero (226).

Dalam barisan pemain hebat Premier League

Silva ada dalam jaran pemain hebat di Premier League. Dalam soal assist, ia berada di posisi ke enam, unggul satu diantara Steven Gerrard serta cuma kalah dari Dennis Bergkamp (94), Frank Lampard (102), Rooney (103), Cesc Fabregas (111), serta Ryan Giggs (162).

Di City, David Silva hampir memuncaki semua daftar statistik. Ia punyai laga lebih banyak, kemenangan lebih banyak, dan assist dari semua pemain City di Premier League, hanya kalah dari Aguero dari keseluruhan gol serta assist dikombinasi. Keseluruhan 60 golnya hanya kalah dari Yaya Toure (62), Raheem Sterling (67), serta Aguero (180).

Si Raja

Hanya De Gea serta Fabregas (350), pemain Spanyol dengan performa paling banyak di Premier League daripada Silva, serta rasio kemenangannya tidak tertandingi kompatriotnya.

Dari keseluruhan gol, cuma Fernando Torres (85) yang lebih unggul darinya. Disamping itu dalam soal kepentingan gol serta assist dikombinasi, Fabregas unggul dengan 161

Persistensi

Persistensi jadi kunci penting performa Silva selama ini di Inggris. Torehan terbaik ialah pada 2011/2012, saat ia terjebak dalam hadirnya 21 gol. Ia minimal terjebak dalam hadirnya 11 gol tiap musimnya di Premier League.

Silva membuat lebih dari 60 peluang untuk beberapa rekannya cetak gol, terkecuali pada 2019/2020 serta 2x melalui angka 100, yaitu 104 di 2011/2012 serta 105 pada musim selanjutnya.

David Silva melepas keseluruhan 18.794 umpan di Premier League dengan ketepatan lebih dari 87 %.

Kurang lebih akan semacam apa Manchester City tanpa ada kedatangan David Silva musim depan?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *